oleh: penrem 172
Sebagai Prajurit Komando Kewilayahan di daerah yang sarat dengan tantangan, Korem 172/Praja Wirayakti harus mampu menghadapi kontijensi di daerah ini dengan profesionalisme. Demikian Amanat Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI A.Y Nasution yang dibacakan oleh Komandan Korem 172/Praja Wirayakti Kolonel Czi I Made Sukadana pada Upacara Peringatan HUT ke-46 Korem 172/Praja Wirayakti tahun 2009 yang bertempat di lapangan Makorem 172/Praja Wirayakti, Abepura, Rabu (11/11).
“Sebagai Prajurit Komando Kewilayahan di daerah yang sarat dengan tantangan, kalian harus mampu menghadapi kontijensi di daerah ini dengan profesionalisme, keunggulan moral dan etika keprajuritan yang tinggi, rela berkorban, pantang menyerah, serta bersatu menjadi pelindung rakyat” ungkapnya.
Untuk itu Pangdam menekankan kepada prajurit Korem 172 untuk memelihara soliditas satuan, kemanunggalan TNI-Rakyat, selalu berkoordinasi dengan aparatur pemerintahan daerah, Kepolisisan dan seluruh komponen bangsa yang ada di wilayahnya.
Berkaitan dengan gerak dan dinamika yang terjadi akhir-akhir ini, Pangdam mengharapkan Prajurit Korem 172/Praja Wirayakti dapat melaksanakan pembinaan potensi wilayah secara lebih konseptual dan terpadu, sehingga mampu menghadapi setiap tantangan dan tugas yang berkaitan dengan pembinaan stabilitas keamanan, karena keterpaduan dalam pembinaan potensi wilayah merupakan tantangan yang harus dijawab oleh segenap prajurit, hal ini sesuai dengan Visi Kodam XVII/Cenderawasih “PRAJURIT PROFESIONAL DAN DICINTAI RAKYAT”.
Tema HUT Ke-46 Korem 172/Praja Wirayakti kali ini “DENGAN SEMANGAT KEMANUNGGALAN TNI-RAKYAT KOREM 172/PRAJA WIRAYAKTI BESERTA KOMPONEN BANGSA LAINNYA BERTEKAD MEWUJUDKAN PAPUA TANAH DAMAI DALAM BINGKAI NKRI” Untuk itu Pangdam mengharapkan seluruh warga Korem 172 untuk benar-benar memahami dan mengamalkan makna yang terkandung dalam Tema tersebut.
Perlu disampaikan bahwa bahwa yang menjabat sebagai Komandan Upacara Kapten Arm Yustinus Bayu Asmoro yang pada saat ini menjabat sebagai Pasipers Korem 172. Pasukan Upacara terdiri dari kelompok Perwira, Prajurit Korem 172, Prajurit Satgas 527/BY, Prajurit Satgas 713/ST ,PNS dan Pelajar. Selesai Upacara dilanjutkan demonstasi secara pararel mulai dengan bongkar pasang senjata/pistol, radio PRC, membelah balok, lempar kampak, panjat tali dan terakhir pasang senjata SMB untuk siap tempur yang diperagakan oleh anggota Kimarem.
Setelah Upacara, dilanjutkan Acara Syukuran yang diisi dengan pemotongan tumpeng oleh Danrem di dampingi Ibu Diah Made Sukadana untuk diberikan kepada Peltu Marthen Pasa yang merupakan Prajurit paling tua di Korem 172, pemberian hadiah lomba, pemberian biasiswa bagi putra/putri anggota yang berprestasi untuk tingkat SD, SMP dan SMA.
Upacara HUT ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Papua BP. Alex Hesegem, SE, Unsur Muspida Propinsi/Kabupaten Jayapura, Para Pejabat Kodam XVII/Cenderawasih, Kapolres Jayapura, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, perwakilan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, serta unsur-unsur masyarakat.




