logo

Jumlah Pengunjung

Website counter

Google Search

Kilas Berita


 


BERITA PAPUA


KORAN PAPUA


TRANSLATE

Pilih Bahasa

image

MAYOR JENDERAL TNI HOTMA MARBUN

PANGLIMA KODAM XVII/CENDERAWASIH

LINKS
BUKU TAMU


ADMIN STATUS



ALBUM KEGIATAN

 

 


situs ini terbaik dilihat pada screen resolution 1024x768

 

KEPALA STAF KOREM 172/PRAJA WIRAYAKTI IRUP UPACARA HARI PAHLAWAN

image

oleh: penrem 172

Kepala Staf Korem 172/Praja Wirayakti Letnan Kolonel Inf Marsudi menjadi Irup pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan yang diselenggarakan di Lap. Upacara Mako Korem 172/Praja Wirayakti, Selasa (10/11).

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Kasrem mengatakan bahwa Peringatan Hari Pahlawan pada hakekatnya merupakan ungkapan rasa syukur, wujud penghormatan kita kepada para Pahlawan kusuma bangsa. Pahlawan yang berjuang pada tanggal 10 November 1945 telah menorehkan contoh dan tauladan, memberikan pengorbanan yang luar biasa ”MELEBIHI DARI YANG SEHARUSNYA DIBERIKAN”.

Selanjutnya, Panglima TNI menyatakan bahwa Hari pahlawan, merupakan salah satu ” TONGGAK ” penting sejarah perjuangan nasional. Hari pahlawan lahir,ketika Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, belum genap empat bulan usianya. Karena kegigihan, keteguhan dan ” MILITANSI ” dari para pendahulu, pejuang dan pahlawan itulah, ”NKRI” masih tegak dan kokoh berdiri, diatas landasan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, untuk itu Hari Pahlawan senantiasa dijadikan sebagai momentum untuk melakukan instrospeksi. Tema peringatan Hari Pahlawan Tahun 2009 ini, ”DENGAN SEMANGAT DAN NILAI-NILAI KEPAHLAWANAN KITA PERKOKOH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA”.

Panglima menekankan bahwa bentuk ” NKRI ”, berdasarkan Pancasila, UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, adalah ” HARGA MATI ” dan ” SUDAH FINAL ”. Untuk itu kita senantiasa memelihara dan meningkatkan persatuan dan kesatuan nasional.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Panglima menyampaikan atensi dan harapan antara lain : Pertama , perkokoh ” soliditas ” dan ” solidaritas ” TNI, sebagai pondasi bagi semakin kokohnya “ kemanunggalan TNI-Rakyat “, dalam rangka semakin mantapnya persatuan dan kesatuan nasional, demi semakin kokoh dan lestarinya “ NKRI “. Kedua , tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap perkembangan yang terjadi, agar tidak terdadak oleh perubahan situasi sehingga stabilitas nasional yang mantap dan dinamis, dapat tetap terpelihara dengan sebaik-baiknya, demik suksesnya pembangunan nasional. Ketiga , peliharea dan tingkatkan disiplin, dedikasi dan loyalitas yang tinggi, guna menghadirkan karya, kinerja dan prestasi, demi suksesnya tugas pokok TNI sebagai alat dan komponen utama pertahanan negara yang solid, profesional, modern, tangguh, dicintai dan mencintai rakyat, Keempat , jangan mudah terpancing dan terprovokasi oleh berbagai ” Isu ” tentang TNI, terutama berkaitan dengan agenda reformasi internal TNI, yakin dan percayalah, ”APA YANG TERBAIK UNTUK BANGSA ITULAH YANG TERBAIK UNTUK TNI”. dan Kelima , hormati dan pegang teguh komitmen ” netarlitas TNI ”. Jangan sekali-kali kalian nodai dan ciderai. Netralitas politik itu sudah ” Final ” sekaligus ” Pertaruhan ” TNI dalam menjaga keutuhanbangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Copyright 2010 admin@kodam17cenderawasih.com All Rights Reserved
Proudly Powered by sitekno