Korem 172/Praja Wirayakti melaksanakan Evaluasi Pelaksanaan Operasi bulan November Satgas Pamtas maupun Satgas Pamrahwan, Selasa (5/1). Acara yang diselenggarakan di Ruang Data Makorem ini dipimpin langsung oleh Danrem Kolonel Czi I Made Sukadana dan dihadiri oleh Kasrem Letkol Inf Marsudi, Dansatgas 713/ST Letkol Inf Jhonny, Dansatgas 527/BY Letkol Inf Ramli, Dansatis Mayor Inf Riyanto, Dansatgas Kipam Rahwan Yonif 756/WMS, Kipan D Yonif 756/WMS di Wamena, Kipan Yonif 756/WMS di Sarmi, Para Kasi dan Kabalak Korem 172/Praja Wirayakti.
Dalam sambutannya, Danrem menyatakan bahwa evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi sangat penting dan harus dilaksanakan, ”Evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi sangat penting dan harus dilaksanakan karena dapat dilihat sejauh mana kegiatan ini dilaksanakan oleh masing-masing satuan dan kendala-kendala yang dihadapi serta upaya-upaya yang sudah dilaksanakan, ”Kata Danrem.
Selanjutnya, mulai dari Dansatgas Kipam Rahwan, Dansatis dan Dansatgas Pamtas memaparkan tentang kegiatan Operasi bulan Desember, Kendala dan permasalahan yang dihadapi serta upaya-upaya yang telah dilakukan.
Dalam arahannya, Danrem menekankan agar Para Dansatgas selalu mengingatkan kepada Para Danpos dan anggotanya untuk bersikap disiplin, meningkatkan kewaspadaan, mengarahkan dan membimbing dengan baik, melaksanakan pengamanan tubuh dengan tidak membuat pelanggaran dan melakukan pengecekan secara langsung dilapangan sehingga tahu betul keadaan anggotanya dilapangan, Mengadakaan koordinasi dengan aparat wilayah setempat dan Pemda dalam pelaksanaan kegiatan khususnya kegiatan Bintertas, Apabila ada laporan dari masyarakat agar ditanggapi dengan sikap positif, hal ini sangat penting sebagai bahan evaluasi dan koreksi kita demi perbaikan dalam pelaksanaan tugas ke depan, Bagi Satgas Rahwan agar memahami betul tugasnya dan apabila ada permasalahan segera dilaporkan.
Berkaitan dengan Pilkada yang sebentar lagi digelar di Kab. Keerom dan Sarmi, Danrem secara khusus menekankan agar seluruh anggota dan Satgas penugasan tidak ikut campur dalam dukung-mendukung Calon atau Kontestan, hal ini secara tegas telah diatur oleh UU bahwa TNI tidak ikut atau berpolitik praktis, biarlah kegiatan ini berlangsung secara Demokratis,”Jelasnya.
Diakhir arahannya, Danrem mengingatkan kembali kepada Dansatgas antara lain : 1. Larangan bagi seluruh anggota untuk berburu, 2. Pertanggungjawaban terhadap munisi dan senjata, selalu cek and recek dan apabila ada yang hilang atau rusak segera dilaporkan, 3. Tidak ada anggota yang mabuk-mabukan karena akan memicu timbulnya masalah, 4. Jangan bersikap arogan baik kepada masyarakat maupun pejabat daerah, 5. Laksanakan dalam setiap pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur.




