Oleh: Penrem 172
07 Januari 2010
Momentum pergantian tahun oleh warga korem 172 dirayakan sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, hal ini dikarenakan dalam kegiatan tersebut dipanjatkan do’a khusus kepada Mantan Presiden RI ke-4 KH. Abdurrahman Wahid yang telah wafat beberapa hari yang lalu. Kegiatan yang berlangsung dilapangan tenis lapangan Waena ini dihadiri oleh seluruh warga korem dan masyarakat sekitarnya, Rabu (31/12).
Dalam sambutanya, Komandan Korem 172/Praja Wirayakti Kolonel Czi I Made Sukadana mengatakan bahwa dalam kesempatan yang baik ini kita bersama-sama memanjatkan do’a kepada Almahum Bpk. KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang telah meninggalkan kita semuanya agar arwahnya dapat diterima oleh Tuhan YME, dan keluarga yang ditinggalkan tabah dalam menerima cobaan ini. Selain itu Danrem menyampaikan bahwa KH. Abdurrahman Wahid merupakan tokoh Pluralisme yang menjunjung tinggi perbedaan dan kebhineka tunggal ikaan, dan ini berkaitan dengan kita sebagai prajurit TNI yang berasal dari berbagai suku dan agama tetapi tetap satu yaitu TNI yang menjaga kedaulatan negara Republik Indonesia. Untuk itu kita wajib menteladani dan menjaga agar perbedaan dan keaneka ragama ini menjadi bagian dari kekayaan budaya yang kita lestarikan.
Berkaitan dengan pergantian tahun, Danrem mengharapkan agar seluruh warga Korem menyambutnya dengan penuh semangat dan harapan baru. Kekurangan dan kesalahan kita dimasa lalu segera diperbaiki, adakan koreksi dan instrospeksi diri dan satuan agar ke depan tugas maupun hidup kita dalam berbangsa dan bermasyarakat semakin baik.
Diakhir acara, Danrem beserta Ny. Diah Made Sukada dan seluruh warga Korem menyalakan kembang api bersama-sama sebagai ungkapan suka-cita bahwa keluarga besar Korem 172 masih diberikan kesempatan untuk merayakan perubahan tahun.




