Situs KODAM XVII/Cenderawasih - Ksatria Pelindung Rakyat

MAYOR JENDERAL TNI HOTMA MARBUN
PANGLIMA KODAM XVII/CENDERAWASIH
|
|
Mabes TNI |
|
|
TNI Angkatan Darat |
|
|
TNI Angkatan Laut |
|
|
TNI Angkatan Udara |
|
|
Dephan |
| Kopassus | |
| Badan Narkotika Nasional |
KOREM 172 / PRAJA WIRAYAKTI
PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA
PD XVII/CENDERAWASIH
PEMERINTAH PROVINSI PAPUA

Oleh : Pendam 17/cenderawasih
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hotma Marbun menerima Audiensi dari Pengurus Forum Komunikasi Pemimpin-Pemimpin Agama (FKPPA) Papua.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Pangdam didahului dengan acara perkenalan masing-masing pengurus FKPPA dilanjutkan dengan pembahasan tentang situasi terakhir di Papua berdasarkan informasi yang diterima oleh para tokoh-tokoh agama.
Pengurus FKPPA yang hadir dalam audiensi tersebut sebanyak 10 orang dari berbagai tokoh agama dipimipin oleh Pastor Dr. Neles Tebay. Pangdam XVII/Cenderawasih menyambut baik kunjungan pengrus FKPPA tersebut dan Pangdam menjelaskan tentang tugas-tugas Kodam, khususnya terkait dengan wilayah Perbatasan RI - PNG dan daerah rawan konflik di Papua.
Pangdam menjelaskan, bahwa Prajurit yang bertugas di wilayah terpencil maupun yang sedang menjaga keamanan di wilayah perbatasan RI - PNG juga melaksanakan kegiatan untuk membantu masyarakat sekitarnya dengan memberikan layanan kesehatan, memberi pengetahuan berkebun dan juga mengajar di sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga guru. “Kita sadar bahwa Prajurit juga bagian dari masyarakat, oleh sebab itu kita harus saling membantu. Namun bila masih ada isu-isu yang mengatakan bahwa TNI berbuat tidak baik kepada masyarakat, itu sengaja dilontarkan oleh orang yang tidak senang dengan TNI yang ingin membuat kesan bahwa Papua tidak aman“, tuturnya selanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut Pastor Dr. Neles Tebay juga menyampaikan bahwa pandangan masyarakat terhadap TNI saat ini sudah sangat positif. Demikian juga terhadap beberapa kejadian gangguan keamanan seperti di wilayah Puncak Jaya maupun di Areal PT. Freeport, TNI sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. Hal tersebut sebagai bukti bahwa antara aparat TNI – Polri telah terjalin kerja sama yang baik. Namun demikian pihaknya (tokoh agama) akan tetap berupaya membangun damai di tanah Papua sebab kata damai bukan berarti sekedar tidak ada perang, melainkan juga ketersediaan layanan kesehatan, pendidikan dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Papua, dan yang lebih penting lagi jangan sampai agama dijadikan isyu konflik.
Pada audiensi tersebut Pangdam didampingi oleh Asops Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Raharyono, Aster Kasdam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Didiet Pramudito, Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Drs. Susilo dan Kabintaldam XVII/Cenderawasih yang diwakili oleh Mayor Caj Moh. Faqih.(Pendam 17/Dispenad)