Situs KODAM XVII/Cenderawasih - Ksatria Pelindung Rakyat
logo

Jumlah Pengunjung

Website counter

sejak 29 Juli 2009

Google Search

Kilas Berita


 


BERITA PAPUA


KORAN PAPUA


TRANSLATE

Pilih Bahasa

image

MAYOR JENDERAL TNI HOTMA MARBUN

PANGLIMA KODAM XVII/CENDERAWASIH

LINKS
Mabes TNI

mabes-ad

TNI Angkatan Darat
TNI Angkatan Laut
TNI Angkatan Udara
Dephan
kopassus Kopassus
Badan Narkotika Nasional


KOREM 172 / PRAJA WIRAYAKTI


PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

PD XVII/CENDERAWASIH


PEMERINTAH PROVINSI PAPUA

BUKU TAMU


ADMIN STATUS



ALBUM KEGIATAN

 

 


situs ini terbaik dilihat pada screen resolution 1024x768

 

KOMANDAN KOREM 172/PRAJA WIRAYAKTI IRUP UPACARA BENDERA 17-AN BULAN APRIL 2010

image

Oleh: Korem 172

Komandan Korem 172/Praja Wirayakti Kolonel Inf Daniel Ambat menjadi Irup pada Upacara Bendera 17-an bulan April 2010 yang diselenggarakan di Lap. Upacara Makorem 172/Praja Wirayakti, Senin (19/4).

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Danrem mengatakan bahwa kita telah memasuki bulan pertama Triwulan kedua TA. 2010 atau pararel dengan bulan keempat Restra II TNI 2010 – 2014 yang difokuskan pada modernisasi atau pembangunan kekuatan TNI. Kesemuanya itu untuk mewujudkan ”Kekuatan pokok minimum pertahanan”. Atau dengan kata lain mulai tahun 2010 TNI bertekat mewujudkan kekuatan TNI yang cukup menuju kekuatan pertahanan negara yang cukup pula, artinya bahwa kekuatan yang mampu mengemban tugas-tugas operasional yang sedang dan akan dipercayakan, setiap saat dapat dikembangkan bila diperlukan, tidak berlebihan ditengah keterbatasan anggaran, tidak ketinggalan dengan kemajuan teknologi dan memancarkan deterrence effect atau daya tangkal tinggi.

Berkaitan dengan Alkap, Alut dan Alutsista, Panglima TNI menekankan untuk pemeliharaan dan perawatan harus dilaksanakan sebaik-baiknya untuk menghindari dan menekan terjadinya resiko baik Incident atau Accedent hingga tingkat yang serendah-rendahnya, karena kata Panglima TNI bahwa resiko yang menimpa TNI akan berdampak sangat luas, tidak hanya merugikan prajurit yang bersangkutan melainkan langsung atau tidak langsung mempengaruhi bahkan mengurangi kesiapan operasional satuan .

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan tentang dinamika lingkungan strategis yang cenderung tantangannya lebih berat, sehingga sebagai alat dan komponen utama pertahanan negara TNI harus siap menghadapinya. Optimalisasi peran TNI merupakan wujud partisipasi aktif dan konstribusi nyata TNI dalam proses pembangunan nasional. Optimalisasi Tni bukan bentuk ekspansi TNI untuk mencampuri atau mengambil alih peran dan tugas institusi lain.

Diakhir amanatnya, Panglima TNI memberikan 5 (lima) penekanan antara lain : 1. Bersama-sama melaksanakan Restra II TNI melalui modernisasi dan pembangunan kekuatan TNI sesuai kebijakan, prosedur dan ketentuan sesuai dengan tertib administrasi yang semakin baik, 2. Setiap perkembangan berikut kecenderungan yang mungkin terjadi, agar mempu mengambil langkah-langkah antisipatif untuk memelihara momentum pembangunan nasional secara profesional dan proporsional, 3. Tingkatkan pemeliharaan dan perawatan Alkap, Alut dan Alutsista TNI serta pembinaan dan pengawasan terhadap satuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran, disiplin, tatib, susila dan lantas, 4. Tingkatkan kesiapan operasional satuan dalam rangka tugas bantuan kepada Polri maupun Pemda, 5. Tingkatkan soliditas dan solidaritas satuan, disiplin, dedikasi dan loyalitas prajurit demi tetap kokohnya integrasi TNI dalam mengemban peran dan tugas pokok TNI.

Copyright 2010 admin@kodam17cenderawasih.com All Rights Reserved
Proudly Powered by sitekno